Senin, 27 Juli 2020

Bentuk Ikon Medan, Bobby Nasution Kolaborasi dengan Kelompok Cipayung Medan oleh - seputarpolitik.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarpolitik.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bentuk Ikon Medan, Bobby Nasution Kolaborasi dengan Kelompok Cipayung Medan oleh - seputarpolitik.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kitakini.news â€" Gerakan #KolaborasiMedanBerkah yang digagas Bobby Nasution akan berkolaborasi dengan Kelompok Cipayung Medan dalam membentuk ikon Medan.

Kelompok Cipayung Medan yang dimaksud terdiri dari 5 (lima) organisasi mahasiswa terbesar dan tertua di Indonesia, diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Komitmen untuk berkolaborasi dijalin kedua pihak saat menggelar dialog di Kafe Rumah Pohon, Jalan Sei Belutu, Medan, Jumat (10/7/2020) sore.

Hadir pula dalam diskusi tersebut akademisi UIN SU (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara), Faisal Riza dan akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Faisal Mahrawa.

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution menyampaikan melalui diskusi tersebut dapat diperoleh aspirasi dan masukan dari sudut pandang mahasiswa.

Dalam prolognya, Bobby Nasution membahas terkait kiprahnya di ibukota atau beberapa tempat yang pernah disinggahinya. Itu menjawab keraguan terkait domisili, justru kiprah Suami Kahiyang Ayu itu di luar Medan jadi nilai plus.

“Bukan sembarang di perantauan, tapi saya punya sesuatu yang akan saya terapkan di Medan kelak. Dari diskusi kita ini akan ada yang kita jadikan program bersama nantinya,” papar Bobby.

Faisal Riza yang juga pengamat politik dan pemerintahan mengatakan Kota Medan sudah selayaknya punya ikon yang akan mudah menggambarkan Kota Medan itu sendiri.

Dulu, Medan jelas disebut sebagai kota terbesar ketiga di tanah air. Hari ini hal itu sebatas besar karena ukuran wilayah. Dulu ada tokoh sekaliber Adam Malik yang pernah jadi wakil presiden RI.

“Saya kira dari situlah nama besar Medan sebagai tiga besar nasional menjadi tenar dan dicap sebagai salah satu ikon di masa itu,” jelas Faisal Riza.

Faisal Riza menambahkan, Kota Medan sebagai tanah persinggahan tokoh-tokoh besar nasional. Mulai ulama mulia Buya hingga Sjahrir pernah berkarya di Medan.

“Saya senang, sekarang tokoh yang sudah besar di ibukota pulang ke Medan untuk membangun,” kata Faisal Riza.

Kelompok Cipayung : Bukan Cuma Ikon Medan Tapi Bisa Hidupi Warga

Kembali ke Kelompok Cipayung, Ketua Umum HMI Cabang Medan, Akbar M. Siregar memulai diskusi dengan cukup bersemangat.

Akbar bersama rekannya berkata mereka telah lama menyampaikan kepada stakeholder soal identitas Kota Medan. Menurut penelitian mereka, Masyarakat Medan butuh ruang hiburan bermanfaat.

Kelompok Cipayung berharap ada satu ide untuk mencari ikon Kota Medan, bukan hanya ikon tapi bisa menghidupi warga Medan.

UMKM mesti dipikirkan sebab dalam potensi keramaian yang ada di Medan, terkesan hanya menguntungkan pengusaha besar, yang kecil minim perhatian.

“Kita inginkan ikon kota yang mampu hidupkan aktivitas UMKM sebagai aktivitas ekonomi warga,” tegas Akbar.

Di samping itu, masyarakat Medan menginginkan ikon yang mengandung nilai budaya di dalamnya. Ada pula nilai seni di ikon Kota Medan. Terpenting nilai wisata mesti ada, sebagai destinasi orang-orang yang akan datang ke Medan.

“Dari diskusi ini, kami yakin Bang Bobby bisa mewujudkannya. Kami ingin ada blue print atau simposium yang bisa diterapkan. Itu akan memudahkan kerja Bang Bobby ke depan dan kami siap membantu,” papar Akbar.

Bobby pun menjawab hal yang dipaparkan Akbar sebagai suatu yang memang harus diusahakan.

“Bicara penciptaan ikon kota memang harus ada geliat hidup menghidupkan. Kita akan usahakan ikon itu mencakup aspek ekonomi di dalamnya. Maka itu saya ajak kalian dari kalangan muda untuk ikut berkolaborasi bersama kami,” papar Bobby.

Wadah Kreativitas Anak Muda Masih Kurang di Medan

Sementara Ketua Umum GMNI Cabang Medan Yesra Umar Hasibuan dan Ketua Umum PMKRI Cabang Medan Ferdinandus Manik kompak menyebutkan, memang selama ini kreativitas anak muda kurang mendapat wadah.

“Kami ingin Bang Bobby mewadahi anak muda untuk pembangunan,” timpal Ferdinandus.

“Maka dari itu kolaborasi dengan anak muda memang sangat penting untuk pembangunan dan perbaikan kota,” tegas Yesra.

Menjawab hal itu, Bobby mengatakan sempat melakukan kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi untuk belajar. Di sana, pemerintah setempat berhasil menggandeng anak muda untuk menciptakan pembangunan kreatif.

“Hal itu sangat mungkin diterapkan di Medan,” kata Bobby.

Menyudahi diskusi, Faisal Mahrawa menyimpulkan highlight diskusi tersebut dengan inti bahwa Bobby Nasution inginkan kreasi inovasi dalam upaya membenahi Kota Medan.

“Caranya dengan mengalihkan energi positif anak muda kepada hal-hal yang positif pula. In sya Allah akan ada jalan untuk niatan baik,” pungkas Faisal.

Itulah tadi informasi dari joker123 mengenai Bentuk Ikon Medan, Bobby Nasution Kolaborasi dengan Kelompok Cipayung Medan oleh - seputarpolitik.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarpolitik.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2017 seputarpolitik.xyz - Membahas Dunia Politik di Indonesia. All rights resevered. Powered By Blogger